LATAR
BELAKANG
Ekonomi
Kreatif, terutama yang menggunakan nilai budaya, warisan dan
nilai-nilai lokal adalah sumber ekonomi baru dan merupakan keunggulan
Indonesia. Untuk itu Pemerintah telah mencanangkan 2009 sebagai
Tahun Indonesia Kreatif sebagai salah satu implementasi dari
cetak biru pengembangan ekonomi kreatif 2009 - 2025 yang diharapkan
dapat mempromosikan kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif baik di
dalam maupun luar negeri dan dapat membuka lapangan pekerjaan
baru serta memberikan sumbangan terhadap perekonomian Indonesia.
Jika di
masa lalu, tanah dan pabrik adalah aset ekonomi yang paling
berharga serta sumber utama kemakmuran dan kesejahteraan, di
masa kini ilmu pengetahuanlah yang menjadi aset ekonomi paling
utama dan faktor determinan dalam menciptakan kemakmuran dan
kesejahteraan serta menjadi komponen vital untuk membangun kapasitas
dan meningkatkan produktivitas, melampaui kekuatan modal dan
tenaga kerja.
Industri
Kreatif adalah kegiatan yang bertumpu pada proses penciptaan
'value' dalam bentuk produk maupun service/jasa, bersifat original,
mampu menghasilkan profit, dapat tumbuh menjadi satu industri
yang menyerap banyak lapangan pekerjaan serta menghasilkan devisa
bagi negara. Karena itu Industri Kreatif dipercaya mampu memiliki
peranan dan potensi yang besar bagi pertumbuhan Produk Domestik
Bruto (PDB) dan sangat berpengaruh dalam menciptakan modal dan
lahan kerja baru yang berguna untuk generasi mendatang.
Salah satu
contoh nyata adalah dalam bidang pariwisata. Disadari bersama
bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki daya tarik wisata
yang tinggi. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya agar potensi
wisata yang ada dapat menjadi roda ekonomi sehingga bisa mensejahterakan
masyarakat di sekitar tempat wisata tersebut. Untuk itu harus
ada aktivitas 'value creative creation' agar peluang yang ada
mampu menjadi lahan bisnis baru. Misalnya membuat kios T Shirt
dengan gambar unik daerah tersebut, membuat kios-kios kerajinan-kerajinan
daerah, membuat industri makanan daerah, dan sebagainya.
Kalau dilihat
ada banyak bidang garapan yang menjadi lahannya industri kreatif.
Misalnya: music, games, film, performing art, software application,
graphic design, games, recording music, dan lain-lain. Hampir
semua bidang garapan itu dapat tumbuh dan berkembang jika ditangani
secara benar. Begitu pun bidang-bidang yang lainnya dari mulai
graphic desain, rumah music, dan lain-lain. Denyut nadi industri
kreatif ini menjadi satu ciri dan bentuk yang bisa dicontoh
dan dikembangkan oleh daerah lain di Indonesia. Dengan begitu
maka setiap peluang akan menjadi satu lahan usaha baru dan akan
menjadi bagian dari roda gerak pertumbuhan perekonomian di Indonesia.
Mengingat
pentingnya pengembangan ekonomi berbasis kreatifitas, Asosiasi
Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) akan mengusung
tema “Trade, Tourism and Investment on Creative Economy
Basis” pada kegiatan Kabupaten Expo 2010, yang rencananya
digelar pada tanggal 8 - 11 Juli 2010 di Assembly Hall Jakarta
Convention Center, Jakarta Indonesia.